YANG TERPILIH
/1/
Kasih sayang menurut orang awam hanya berkutat pada untung – rugi,
Yang terfikir hanya timbal balik dimana perasaan merasa diuntungkan.
Disini masih ada perhitungan, rasa menyayangi harus terbalas disayangi,
Padahal rasa murni mengalun begitu saja tanpa harapan terbalaskan.
/2/
Kasih sayang menurut pujangga hanya pintar bermain-main kata,
Kemasan indah dengan diksi yang memesona kadang membingungkan dua hati.
Berjuta kiasan dilontarkan agar kata cinta itu tertoreh dihatimu
Padahal semuanya semu, hanya angan palsu tanpa pembuktian nyata.
/3/
Kasih sayang menurut orang bodoh seringkali dianggap tak berarti,
Dia bingung mengungkapkan perasaan yang terkadang tak punya daya.
Sehingga hanya diam lah menjadi pilihan utama,
Walau cintanya nyata, tak mengharap balasan, dan itu tulus.
(Cikandang, 19 Januari 2021)
GETAS
Kurasa kecil raga ini
Saat menapak diatas cawan kehidupan.
Satu bola mata,
Pendarkan tetes-tetes iba,
Direlung kalbu yang tersayat.
Amat perih memang,
Aku rebah diruang hampa.
Bulir-bulir getir itu
Hamburkan bayu malam yang getas.
Karam dan hanyut,
Entah dimana dia.
(Dimuat di koran Nirmala Post, Rabu 24 Juni 2009, Kolom Puisiku)
TERATAI HITAM
Dua garis sejajar
Jatuh mengkristal dan beku
Menitik jua dalam angan
Yang tiada mungkin
Dapat ku kejar
Dua garis sejajar
Berdiri lurus satu simetris
Tak mengenal apa
Dan siapa sejatinya ia
Dua garis sejajar itu
Runtuh mengena pangkal rasa
Seketika jadi muram
Kelabu
Kemudian biru diriku
Dikala kau berlari menjauh
Garis itu kini memudar warna
Ingin serupa teratai hitam
Yang hanyut
Didalam pusara kenaifan
(Dimuat di koran Nirmala Post, Rabu 17 Juni 2009, Kolom Puisiku)
HANYA ITULAH YANG AKU PUNYA
Kamu
Seutas ilalang senja
yang aku puja disetiap malamku
tak dapak aku sembunyikan rasa ini padamu
menggebu dan merayu sendu
disetiap helai ilalang ini
ada kamu
(Cikandang, 19 Januari 2021)
COKLAT UNTUKMU
Dalam sajak ini aku ingin mengajak pembaca ikuit mengartikan
Apa itu cinta, mencintai, dicintai, kasih dan mengasihi.
Karena banyak orang berkata bahwa cinta ini buta
Banyak juga yang menilai kasih ini tidak punya logika
Yang ingin aku tanyakan padamu ialah perihal rindu
Mungkin arti cinta sudah banyak yang tahu
Namun arti rindu? Apakah kamu tahu?
Sampai detik ini saya mencari referensi tapi belum menemukan arti yang pas
Ungkapan filsuf pun juga tidak dapat mengartikan dengan konkrit
Kitab pujangga masa lampau pun seakan hanya bercerita tentang kamu dan aku
Aku merindukanmu, terus selanjutnya bagaimana? Apa hanya ungkapan belaka?
Seperti receh kan kalau kita hanya tahu retorika panjang lebar
Tapi kata rindu kamu tidak tahu
Apa arti rindu?
Tidak tahu?
Ah . . payah kamu.
(Cikandang, 19 Januari 2021)
